Langsung ke konten utama

Pengertian, ciri - ciri dan macam - macam "Karangan semi ilmiah"


Bismillahirrahmanirrahim ......

 

Dalam tugas ke - 4 kali ini saya akan merinci dan mendefinisikan pengertian ciri - ciri dan macam - macam karangan semi ilmiah sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh dosen softskill saya Pak Budiarta selaku Dosen Bahasa Indonesia 2 dalam semester 5.

Definisi

 

Karangan semi ilmiah merupakan karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen, Karakteristiknya : berada diantara ilmiah.


Ciri -ciri 

 

  • Ditulis berdasarkan fakta pribadi. 
  • Fakta yang disimpulkan subyektif. 
  • Gaya bahasa formal dan popular. 
  • Mementingkan diri penulis. 
  • Melebihkan-lebihkan sesuatu. 
  • Usulan-usulan bersifat argumentative
  • Bersifat persuasif.

Macam - macam

 

  1. Artikel.
  2. Editorial.
  3. Opini. 
  4. Feuture.
  5. Reportase.
  6. Manga.
    Berikut contoh dari "Karangan Semi Ilmiah"  = http://setevy.wordpress.com/2012/04/22/karangan-semi-ilmiah-editorial/


    Sumber :

     

    • http://yuyunchelsea.wordpress.com/2012/10/27/karangan-semi-ilmiah/
    • http://mayanurhidayah-mayaaa.blogspot.com/2012/10/karangan-semi-ilmiah.html
    • http://tita-online.blogspot.com/2012/03/perbedaan-karya-ilmiah-karya-non-ilmiah.html
    • http://loetfie.blogspot.com/2011/11/perbedaan-karangan-non-ilmiah-semi.html
    • http://uzi-online.blogspot.com/2012/03/perbedaan-karangan-ilmiah-non-ilmiah.html
    • http://setevy.wordpress.com/2012/04/22/karangan-semi-ilmiah-editorial/
    • http://dc261.4shared.com/doc/_3x0T7JT/preview.html

Alhamdulillahirabbil'alamin .....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pola Makan Sehat Termasuk Ngemil

Kalau selama ini Anda menghindari ngemil dengan alasan ingin sehat, mungkin konsep pola makan tersebut perlu dievaluasi. Menurut penelitian ternyata orang-orang yang terbiasa ngemil di antara waktu makan cenderung lebih sehat.Orang yang terbiasa ngemil tersebut diketahui memiliki pola makan lebih sehat, lebih banyak mengonsumsi buah dan lebih jarang mengasup sodium, dibandingkan dengan orang yang terbiasa makan di waktu-waktu makan saja. Penelitian yang dimuat dalam Journal of the American Dietetic Association itu menggunatan data dari 11.209 orang berusia di atas 20 tahun yang berpartisipasi dalam survei tentang kesehatan dan nutrisi di tahun 1999 dan 2004. Para peneliti menggunakan sistem standar penilaian yang mengukur seberapa sehat pola makan para responden dalam skala 1-100, dengan nilai yang tinggi sebagai indikator diet sehat. Hasilnya diketahui mereka yang rutin ngemil memiliki skor lebih tinggi. Claire A.Zizza, ahli nutrisi yang melakukan studi ini mengatakan...

macam-macam dari sebuah "penalaran" yang sesungguhnya

Bismillahirrahmanirrahiim .... Kelapa Dua - Depok, 02-10-12 Malam ini saya mencoba untuk menjelaskan pengertian dari sebuah "Penalaran" dalam arti yang sesungguhnya karena ketika mencari data-data di mbah google lumayan banyak referensi yang bermuculan, saya pun mengambil beberapa referensi yang menurut saya paling pas dalam penyelesaian tugas softskill saya dalam mata kuliah Bahasa Indonesia 2 yang di ajarkan dikelas oleh Bapak Tri Budiarta tadi siang. Penalaran Dari definisi penalaran itu sendiri adalah sebuah proses berfikir yang mempunyai karakteristik tertentu sehingga melahirkan sejumlah konsep dan pengertian yang dimana nantinya sebuah kesimpulan akan muncul dari proses berfikir tersebut. Dan penalaran disini merupakan bentuk tertinggi dari pemikiran. Sedangkan menurut para beberapa ahli yang menurut saya menarik untuk disimak dalam penyataanya mengenai "Penalaran" adalah sebagai berikut : Suriasumantri (2001) mengemukakan secara singkat ba...

Berapa Jam Tidur yang Baik ?

INILAH.COM, Jakarta - Ilmuwan tak dapat mengatakan dengan tepat berapa banyak kebutuhan tidur setiap orang. Tapi ada beberapa pedoman yang Anda harus tahu. Yang harus diingat, tidur kurang dari enam atau tujuh jam dalam satu malam berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi, hipertensi, obesitas, diabetes dan kanker. Tapi seberapa besar peran tidur pada kesehatan dan berapa banyak kebutuhan tidur setiap orang, masih merupakan misteri. Beberapa penelitian memberi kesan bahwa orang tua bisa tidur lebih sedikit. Penelitian dilaporkan dalam jurnal Current Biology pada 2008 menemukan kebutuhan tidur ini. Ketika diminta tinggal di tempat tidur selama 16 jam dalam gelap setiap hari selama beberapa hari, peserta muda rata-rata tidur 9 jam. Sementara orang tua selama 7,5 jam menutup-mata. Dan studi pada 1 Februari 2010 di jurnal Sleep menyimpulkan orang tua membutuhkan tidur lebih sedikit. Beberapa pedoman umum dari Mayo Clinic tentang berapa banyak tidur yang dibutuhkan ada...